Bentuk Stnk Akan Berubah Seperti SIM



Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Refdi Andri, menjelaskan, ada wawasan mengubah bentuk Surat Sinyal Nomor Kendaraan (STNK) dari kertas jadi seperti SIM.

" Baru tempo hari dirapatkan. (Baru) dengar masukan-masukan," tutur Refdi pada Dream, Jumat 1 November 2019.

STNK Akan Beralih Bentuk Seperti SIM?

Ia menjelaskan, pergantian itu masih juga dalam proses perhitungan nilai faedah saat memiliki bentuk beralih. Refdi belum juga dapat menerangkan dengan teperinci bentuk STNK nanti seperti apa.

“ Masih jauhlah itu. Masih juga dalam bahasan apa akan dipertahankan atau akan beralih atau akan modifikasi, masih juga dalam rumusan," kata Refdi.

Langkah Mengatur STNK Hilang, Jangan Cemas Dahulu Guys

Surat Izin Mengemudi (SIM) serta Surat Sinyal Nomor Kendaraan (STNK) jadi barang yang wajib dibawa oleh pengendara kendaraan bermotor. Bila tidak bawa dokumen ini waktu akamu tertangkap dalam operasi razia, diyakinkan kamu terkena tilang.

Salah satunya yang biasa digunakan aktor tilang waktu tertangkap polisi ialah SIM serta STNK kamu hilang. Sukses loloskah? Pasti tidak.

Seperti SIM, bila dokumen STNK hilang kamu harus memberikan laporan ke kepolisian.

Untuk mengatur STNK yang hilang, kamu harus menyiapkan deretan dokumen yang perlu dibawa. Dokumen-dokumen itu ialah KTP pemilik kendaraan yang asli serta foto copy, foto copy STNK yang hilang, dan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli serta foto copy.

Selanjutnya, kamu harus ikuti prosedur-prosedur penguruan STNK yang hilang.

Diambil dari NTMC Polri, Senin 16 September 2019 berikut urutannya mengatur STNK yang hilang.

Mekanisme Penguruan STNK

1. Cek Fisik kendaraan.

2. Foto copy hasil cek fisiknya.

3. Isi Formulir Pendaftaran.

4. Mengatur Cek Blokir (Mengatur Surat Info STNK Hilang dari Samsat), berisi info keabsahan STNK berkaitan, contohnya tidak dikunci atau dalam penelusuran. Lampirkan hasil cek fisik kendaraan.

5. Mengatur pengerjaan STNK baru di loket BBN II. (Lampirkan semua kriteria data serta Surat Info Hilang dari Samsat).

6. Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor. (Jika sudah dibayar karena itu bebas ongkos pajak).

7. Membayar Ongkos Pengerjaan STNK baru.

8. Pemungutan STNK serta SKPD (Surat Ketentuan Pajak Wilayah).

STNK Dikunci Tilang Elektronik, Ini Langkah Aktifkan Kembali

Dream – Aplikasi tilang elektronik, Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang diaplikasikan kepolisian telah membawa hasil. Beberapa ratus pemilik kendaraan terserang pengusutan dari polisi sebab melanggan ketetapan berlalu-lintas.

Diambil dari NTMC Polri, Rabu 5 Desember 2018, tilang ini berjalan dari 1 November—3 Desember 2018. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, menjelaskan ada 193 Surat Sinyal Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan roda empat yang dikunci.

“ 258 pelanggar telah memperoleh penentuan amar keputusan atau vonis dari pengadilan,” kata Budiyanto di Jakarta.

Mereka yang ingin aktifkan kembali STNK itu tentunya harus membayar denda sesuai dengan ketetapan. Tetapi bagaimana triknya?

Ini Triknya

Pelanggar yang terdeteksi oleh camera ETKE ini akan diverifikasi oleh petugas di TMC Polda Metro Jaya. Maksudnya untuk pastikan legalitas type pelanggaran.

Kemudian, petugas akan mengirim surat konfirmasi ke alamat pemilik kendaraan lewat pos atau surat elektronik. Dalam surat konfirmasi ini akan dilampirkan photo bukti pelanggaran. Proses pengiriman akan berjalan sepanjang 3 hari dari mulai hari pelanggaran berlangsung.

Sesudah terima surat konfirmasi, pemilik kendaraan harus lakukan konfirmasi penerimaan melalui www.etle-pmj.informasi atau lewat aplikasi etle-pmj.

Kirim Blanko Konfirmasi

Pemilik bisa mengirim blangko konfirmasi ke posko ETLE di Subdit Gakkum Polda Metro Jaya dengan waktu konfirmasi yang diberi sepanjang 5 hari.

Lewat cara konfirmasi pemilik kendaraan bisa lakukan klarifikasi siapa aktor pelanggaran terhitung bila kendaraan telah di jual ke faksi lain, tapi belum lakukan proses balik nama.

Pelanggar akan diberi surat tilang biru, dan kode BRI Virtual atau kode Briva jadi transaksi pembayaran tilang lewat Bank BRI serta diberi waktu sepanjang 7 hari untuk lakukan pembayaran denda tilang.

Jika tidak lakukan pembayaran, akan diresmikan penutupan STNK hingga sementara proses pembayaran dituntaskan.

0 Response to "Bentuk Stnk Akan Berubah Seperti SIM"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel